Tampilkan postingan dengan label INFO LOMBA DOKUMENTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO LOMBA DOKUMENTER. Tampilkan semua postingan

14 Februari, 2011

FESTIVAL FILM INDIE SOLO 2011


Festival Film Solo 2011 membuka pendaftaran untuk program kompetisi film fiksi-pendek Indonesia Kategori Umum Nasional (Ladrang Award) dan Kategori Pelajar SMA se-Jawa Tengah (Gayaman Award).

Seno Gumira Ajidarma, Swastika Nohara dan Joko Anwar akan menjadi juri untuk Ladrang Award. Sedangkan Pemenang Gayaman Award akan dipilih oleh Ajish Dibyo, Veronika Kusumaryati dan Arfan Adhi Perdana.

KETENTUAN KOMPETISI LADRANG AWARD
- Genre film adalah FIKSI
- Durasi film maksimal 30 menit, termasuk credit-title
- Film telah selesai diproduksi per 1 Januari 2009
- Format film yang dikirimkan adalah DVD Video PAL
- Film diproduksi di Indonesia atau di negara lain dengan mengetengahkan cerita yang terkait dengan Indonesia
- Film yang menggunakan bahasa selain Bahasa Indonesia, wajib memiliki subtitle Bahasa Indonesia
- Pendaftar bertanggungjawab penuh atas orisinalitas semua materi dalam film yang dikirimkan
- Pendaftar wajib menyertakan surat pernyataan dari pemegang hak cipta, apabila memakai materi non-orisinal
- Pendaftar wajib mengisi secara lengkap formulir pendaftaran yang dapat diunduh di website www.festivalfilmsolo.com
- Film-film yang lolos kompetisi akan diumumkan di website www.festivalfilmsolo.com dan akan dihubungi via e-mail dan telepon oleh pengelola festival
- Film, formulir dan seluruh kelengkapan dikirimkan paling lambat tanggal 30 Maret 2011 (Cap Pos)

KETENTUAN KOMPETISI GAYAMAN AWARD
- Genre film adalah FIKSI
- Durasi film maksimal 30 menit, termasuk credit-title
- Film telah selesai diproduksi per 1 Januari 2009
- Format film yang dikirimkan adalah DVD Video PAL
- Film diproduksi di Indonesia atau di negara lain dengan mengetengahkan cerita yang terkait dengan Indonesia
- Film yang menggunakan bahasa selain Bahasa Indonesia, wajib memiliki subtitle Bahasa Indonesia
- Pendaftar bertanggungjawab penuh atas orisinalitas semua materi dalam film yang dikirimkan
- Pendaftar wajib menyertakan surat pernyataan dari pemegang hak cipta, apabila memakai materi non-orisinal
- Pendaftar wajib mengisi secara lengkap formulir pendaftaran yang dapat diunduh di website www.festivalfilmsolo.com
- Pendaftar wajib menyertakan fotokopi Kartu Pelajar yang masih berlaku
- Film-film yang lolos kompetisi akan diumumkan di website www.festivalfilmsolo.com dan akan dihubungi via e-mail dan telepon oleh pengelola festival
- Film, formulir dan seluruh kelengkapan dikirimkan paling lambat tanggal 30 Maret 2011 (Cap Pos)

Film, formulir dan seluruh kelengkapan dikirimkan ke:
FESTIVAL FILM SOLO
d.a. Gedung Kesenian Solo (GKS)
Jl. Slamet Riyadi 275 Kompleks Sriwedari
Solo – Jawa Tengah 57141

http://komunitasfilm.org/?p=218

Short URL: http://www.pokrol.com/?p=13
BACA SELANJUTNYA...

FESTIVAL FILM DOKUMENTER BALI 2011


Festival Film Dokumenter 2011 nantinya bisa diikuti oleh Pelajar ( SMA ) umum dan utusan Kabupaten/kota se-Bali dan Nasional. sedangkan kreteria dan hadiah masih mengacu pada sistem 2010 tetapi ada penyempurnaan dan penyesuaian untuk tahun ini. Rencananya pembinaan ke Kabupaten/Kota se-Bali akan dilaksanakan mulai hari Jumat 14 Januari 2011 dengan menyasar Kabupaten Buleleng yang pertama.Untuk informasi silakan menghubungi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali alamt Jln. Ir. Juanda no 1 Renom, telp (0361)243621 dan (0361)264474.

KRITERIA DAN PERSYARATAN PESERTA LOMBA :
Persyaratan Umum:
· Kompetisi terbuka untuk warga negara Indonesia berusia 19 tahun ke atas.
· Film peserta kompetisi harus film dokumenter (panitia memiliki hak untuk mengkualifikasikan apakah film peserta termasuk film dokumenter atau tidak).
· Karya film dokumenter merupakan produksi tahun 2008-2011.
· Film tidak berupa profil lembaga/perusahaan, iklan layanan masyarakat, trailer film dan video musik.
· Film utuh tanpa disertai potongan jeda untuk iklan.
· Materi film (objek, musik, stock shoot, dan lain-lain) tidak melanggar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pelanggaran dan gugatan atas HAKI terhadap karya yang diikutkan dalam kompetisi ada di luar tanggung jawab Panitia dan Juri.
· HAKI pada karya yang disetor tetap dimiliki oleh Peserta.
· Panitia berhak menggunakan semua karya peserta sebagai arsip serta menayangkannya kepada publik dalam ruang terbatas untuk keperluan pelestarian dan pembinaan kebudayaan di Bali. Penayangan di stasiun televisi oleh Panitia harus seizin Pemilik HAKI.
· Durasi karya antara 10 (sepuluh) menit hingga 30 (tiga puluh) menit, termasuk credit title.
· Format materi karya berupa DVD – Video PAL

Persyaratan Khusus (Kategori Ponsel):
· Kompetisi terbuka untuk warga negara Indonesia berusia 15 – 18 tahun (siswa SMA/SMK)
· Durasi karya antara 2 (dua) menit hingga 5 (lima ) menit, termasuk credit title.
· Karya documenter direkam dengan kamera ponsel
· Format materi karya yang disetor berupa DVD – Video PAL

Kelengkapan Pendaftaran:
1. Peserta harus mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar (dapat diunduh di internet).
2. Peserta harus menyetorkan Preview Copy (materi film dokumenter yang akan digunakan saat seleksi awal) sebanyak 7 (tujuh) copies dalam bentuk DVD -Video Pal.
3. Peserta harus menyetorkan Screening Copy (materi film dokumenter yang akan diproyeksikan ke layar lebar saat festival) dalam bentuk DVD -Video Pal (Kualitas Master).
4. Peserta harus menyetorkan foto potongan adegan film atau still photo berbentuk file digital dengan resolusi 300 dpi format .jpeg dalam CD terpisah (digunakan saat seleksi administrasi dan keperluan cetak katalog).
5. Peserta harus menyerahkan sinopsis film dalam bahasa Indonesia (maksimal 500 karakter atau ― halaman A4 - kuarto).
6. Peserta harus menyerahkan fotokopi tanda pengenal berupa :

KTP/SIM/Paspor untuk peserta Kategori Umum
Kartu Pelajar untuk peserta Kategori Ponsel

Semua kelengkapan pendaftaran dikemas dalam satu amplop tertutup dan dikirim ke sekretariat :
Panitia Festival Film Dokumenter Bali 2011
Dinas Kebudayaan Provinsi Bali
Jalan Ir. Juanda No. 1 Niti Mandala, Denpasar 80235, Bali
Tel. 0361-245297 Fax: 0361-264474
U/p. Maria Ekaristi

Karya diterima oleh panitia paling lambat tanggal 6 Juni 2011 (Cap Pos)

Dinas Kebudayaan Provinsi Bali
Jalan Ir. Juanda No. 1 Niti Mandala, Denpasar 80235, Bali
Tel. 0361-245297 Fax: 0361-264474
E-mail: ekaristi@gmail.com
U/p. Maria Ekaristi

Festival Film Dokumenter Bali 2011

Data Peserta
Nama Pengirim Judul Film
Posisi dalam film
Sutradara Produser Editor
Lainnya _______________________________ (terangkan)
Tel./HP Fax
E-mail
Alamat
Data Film Peserta Data Kelompok Produksi
Judul asli Tel./Fax
Durasi/Format/Subtitle E-mail
Produser Bentuk Kelompok/Perusahaan
Sutradara Alamat
Kamera
Editor
Lokasi dan Tahun Produksi
Tahun Produksi
Festival Film Dokumenter Bali 2011

Apakah film ini pernah diputar untuk umum sebelumnya? Ya, pernah. Sebutkan (tanggal dan lokasi):
Belum

Apakah film ini pernah diikutkan dalam festival film? Ya, pernah. Sebutkan:
Belum

Sinopsis (maksimal 500 kata)

Data Pekerja (Kru)
1. Jabatan dalam produksi: 2. Jabatan dalam produksi:
a. Nama: a. Nama:
b. Tempat/Tgl. Lahir b. Tempat/Tgl. Lahir
c. Pekerjaan c. Pekerjaan
d. Filmografi d. Filmografi
3. Jabatan dalam produksi: 4. Jabatan dalam produksi:
a. Nama: a. Nama:
b. Tempat/Tgl. Lahir b. Tempat/Tgl. Lahir
c. Pekerjaan c. Pekerjaan
d. Filmografi d. Filmografi
Festival Film Dokumenter Bali 2011
Surat Pernyataan Peserta
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama
Adalah penanggung jawab dari penyerahan film untuk kompetisi dengan judul: kategori:

Dengan ini menyatakan:
1. Saya telah membaca dengan seksama syarat dan ketentuan yang terdapat dalam Festival Film Dokumenter Bali 2011. Dengan ini kami mengikatkan diri dalam syarat dan ketentuan tersebut.
2. Menyerahkan materi copy film dengan spesifikasi seperti tersebut diatas beserta syarat-syarat lain untuk diikutsertakan dalam lomba dan/atau program lain sebagaimana tersebut sebelumnya (hal 1), Festival Film Dokumenter Bali 2011.
3. Bahwa data yang saya isikan dalam formulir ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan.
4. Materi copy film tersebut diatas kami serahkan kepada panitia untuk kepentingan publikasi, website, katalog dan kepentingan non komersial Festival Film Dokumenter Bali 2011 dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali lainnya.
5. Segala materi dalam film dengan judul diatas adalah tidak melanggar hak cipta, dan segala materi isinya dapat dipertanggung jawabkan. Pelanggaran dan gugatan atas hak cipta terhadap karya yang diikutkan dalam kompetisi ada di luar tanggung jawab Panitia dan Juri.

Demikian, surat pernyataan ini saya buat dengan benar dan dapat kami pertanggung jawabkan.

Nama Lengkap dan Tanda tangan Tanggal dan tempat

Dengan ini juga saya lampirkan :
Preview copy film
Screening copy
Still foto (snapshot film - format digital resolusi min. 300dpi, JPEG) dalam bentuk CD data
Materai 6,000

Festival Film Dokumenter Bali 2011

KETERANGAN
1. Tema: “Budaya Indonesia, Pelestarian dan Pengembangannya”
2. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebagai penyelenggara Festival Film Dokumenter Bali 2011 akan menggunakan materi dalam formulir ini untuk kepentingan publikasi, website, katalog dan lainlain kepentingan non komersial Festival Film Dokumenter Bali 2011.
3. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebagai penyelenggara Festival Film Dokumenter Bali 2011 berhak menggunakan semua karya peserta sebagai arsip untuk keperluan pelestarian dan pembinaan kebudayaan di Bali. Penayangan di stasiun televisi oleh Panitia harus seizin Pemilik HAKI.
4. Jika terjadi perubahan alamat kontak, penanggung jawab kontak, distributor dan sebagainya, mohon diinformasikan kepada Panitia Festival Film Dokumenter Bali 2011 melalui email ke: ekaristi@gmail.com
BACA SELANJUTNYA...

26 Juni, 2010

PROFIL SEMIFINALIS EAGLE AWARDS 2010


Berikut adalah Profil 10 Semifinalis EADC 2010 yang akan bertarung pada Pitching Forum EADC 2010 tanggal 25 Juni 2010 untuk menentukan 5 finalis yang berhak mendapatkan Beasiwa Eagle Awards 2010.

1. Judul Proposal “ Bingo” di gagas oleh :

Muhammad Fajri Amirul Nasrulloh(22th) Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya .

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin mendalami dunia Film sehingga dapat membuat film yang lebih baik, serta ingin memperkenalkan segala kelebihan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia"

Ani Susilowati(22th) Mahasiswi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Motivasi ikut EADC 2010 : "Ingin mengikuti pelatihan membuat film dokumenter dan ingin menang di ajang penghargaan film dokumenter Eagle Awards 2010"

2. Judul Proposal “Beasiswa Pendidikan ala Bajo” di gagas oleh :

Tomy Almijun Kibu(22th) Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Haluoleo, Kendari, SULTENG

Motivasi ikut EADC 2010 : “Keinginan yang kuat untuk belajar membuat film dok umenter karena menyukai sesuatu yang bersifat realistis, dan EADC adalah ajang yang eksklusif dan penuh tantangan”

Rosniawanti Fikri Tahir(25th) Mahasiswa STAIN Kendari tingkat akhir yang juga berprofesi sebagai penyiar radio lokal

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin belajar membuat film dokumenter dan seluk beluk dunia sinematografi”

3. Judul Proposal “Dongeng Ajaib” digagas oleh :

Budiyanto(21th) Mahasiswa Universitas Bakrie jurusan akutansi, Jakarta

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin mendalami dunia broadcasting agar bisa berbagi pengetahuan kepada khalayak luas”

Elsha Parawira Putri(21th) Mahasiswa Universitas Bakrie jurusan akutansi, Jakarta

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin menyampaikan realita sosial yang dilihat, serta ingin menimba ilmu dan pengalaman tentang dunia film”

4. Judul Proposal "Ganesha dari Rimba Sumatra” di gagas oleh :

Suyadi (30th) asal Lampung & ImadeAnom Bawa(25th) asal Bali, Mahasiswa IPB program Pasca Sarjana Jurusan Informasi &Teknologi for Natural Resources Management.

Motivasi ikut EADC 2010 : "Ingin Mendalami ilmu pembuatan film dokumenter mulai dari pengembangan ide hingga selesai dan ingin mengangkat sebuah kisah inspiratif mengenai komunitas masyarakat miskin”

5.Judul Proposal” Habibie dari Selokan Mataram” di gagas oleh :

Dendi Pratama(25th) alumni mahasiswa UGM Yogyakarta, sedang bekerja sebagai Marketing

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin membuat film documenter yang dapat bermanfaat bagi masyarakat”

Danang Cahyo Nugroho(24th) alumni mahasiswa UGM Yogyakarta, sedang bekerja sebagai Tehnisi

Motivasi ikut EADC 2010 : “ngin menunjukan kepada Bangsa Indonesia tentang sosok seorang jenius yang dengan keterbatasanya mampu memberikan manfaat pada masyarakat sekitar”

6. Judul Proposal “ Hong” digagas oleh:

Yoyo Sutarya(28th) & Esa Hari Akbar(22th) Alumni dan Mahasiswa STSI Bandung

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin menambah wawasan dan pengalaman serta mampu berprestasi di tingkat nasional”

7. Judul Proposal “Pasinaon” digagas oleh :

Samrin(23th) Mahasiswa Akutansi Universitas Negeri Semarang

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin Menyalurkan Ide,gagasan,kreatifitas dan ingin mendalami seluk-beluk dunia film”

Saifurrohman(20th) mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Jurusan Pendidikan Kurikulum dan Teknologi

Motivasi ikut EADC 2010 : “Menambah Pengalaman dan Prestasi"

8. Judul Proposal “ Pejuang Ras” di gagas oleh :

Hazwin(22th) & Aswadi .N.jayadi(23th) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makasar

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin belajar membuat film dokumenter”

9. Judul Proposal “ Sekolah Master Anak Jalanan”

Denny Surahman(26th) Alumni Akademi Bina Sarana Informatika Jakarta, jurusan Manajemen Informatika berprofesi sebagai guru Taman Qur’an

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin mengetahui secara detail ilmu pembuatan film documenter dari para ahli”

Wiguna Satria Atmawidara(20th) alumni Akademi Trianandra Depok Jurusan Manajemen,berprofesi sebagai Guru di sekolah Master

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin Menambah pengalaman serta nilai plus dalam mengembangkan potensi diri”

10. Judul Proposal “ Sumanto Si Pustakawan Ontel” di gagas oleh :

Angga Kusuma Aribowo(22th) & Anggita Emi Susilo(20th) Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta, Jurusan Administrasi Bisnis

Motivasi ikut EADC 2010 : “Ingin mencoba hal baru dan memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia”
BACA SELANJUTNYA...

24 Juni, 2009

LOMBA FILM DOKUMENTER LINGKUNGAN


Ajakan Ikut South to South Film Festival 2010 Bertema ‘Kita Peduli/We Care’ [pendaftaran Juli 2009]

Isu lingkungan bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat perkotaan. Kata Climate Change atau Perubahan Iklim diserukan di setiap penjuru, dilengkapi dengan ajakan untuk merubah gaya hidup untuk merespon fenomena tersebut. Begitupun bencana alam yang acapkali melanda. Kondisi alam Dan lingkungan sering dituding sebagai penyebab dibalik semuanya.



South to South Film Festival (StoS) adalah sebuah Film Festival pertama yang mengkhususkan diri untuk menayangkan film-film mengenai lingkungan hidup serta berbagai kegiatan pendukung lainnya. Festival ini diadakan di Jakarta, lalu dilanjutkan dengan rangkaian StoS keliling di beberapa SMU di Jabodetabek. Berbagai film yang pernah dibuat oleh para sineas atau aktivis yang peduli lingkungan dari berbagai belahan dunia dikumpulkan untuk kemudian ditayangkan kepada masyarakat umum agar bisa memberikan gambaran yang lebih komprehensif serta menyuarakan cerita menarik dari berbagai komunitas. Dengan pengemasan informasi dalam bentuk yang menarik Dan populis, StoS bisa menjadi sebuah ruang penting untuk menggugah kesadaran publik dalam mendukung upaya-upaya mengatasi berbagai tantangan lingkungan.

StoS 2010 adalah StoS ketiga yang pernah diadakan Dan didukung oleh lembaga-lembaga seperti Walhi, Jatam, FWI, Gekko Studio, Ecosisters, Kiara, Goethe Institute, Solidaritas Perempuan, SBIB, CSF Dan Sawit Watch. StoS sebelumnya diadakan pada awal tahun 2007 dengan tema “We Are Connected” untuk melihat keterkaitan fenomena alam antara negara-negara selatan dengan negara-negara industrialis di utara. Kali ini South To South ketiga akan mengusung tema “We Care/Kita Peduli” Dan kembali mengajak masyarakat untuk terlibat Dan berperan lebih aktif terhadap lingkungan sekitarnya. Kampanye publik yang dibangun melalui media visual ini akan menayangkan berbagai potret perjuangan Dan cerita-cerita sukses dari para penggerak lingkungan hidup, isu-isu lingkungan hidup urban seperti gaya hidup ramah lingkungan, ancaman yang mungkin ditimbulkan, serta keterkaitannya dengan berbagai pemangku kepentingan seperti perempuan, anak-anak, masyarakat adat, Dan sebagainya.

Kami mengundang kawan-kawan untuk ikut berpartisipasi dengan menyiapkan film yang akan ikut diseleksi dan ditayangkan dalam acara StoS 2010 nanti. Film yang akan disertakan bisa berupa dokumenter maupun animasi atau fiksi. Kami akan mulai membuka pendaftaran film pada bulan Juli
2009 nanti. Kami akan sangat senang jika rekan-rekan sekalian bisa membantu menyebarkan informasi ini kepada jaringan anda.

Terimakasih atas perhatian Dan kerjasamanya.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kirim email ke mnurmawati@gmail.com atau dwi.rahardiani@gmail.com.

Salam,

Melly Nurmawati
Kategori: Film, Seni, Budaya, Others
Source: http://www.langitperempuan.com/2009/06/ajakan-ikut-south-to-south-film-festival-2010-bertema-kita-peduliwe-care/
BACA SELANJUTNYA...

LOMBA FILM DOKUMENTER

BPSNT Padang Adakan Lomba Pembuatan Film Dokumenter

Ranah-Minang.Com - Untuk menjaring apresiasi sineas muda Sumatra Barat, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Padang Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melalui Pokja Seni dan Film bekerjasama dengan Dewan Kesenian Sumatra Barat, tahun 2009 ini mengadakan kegiatan Lomba Pembuatan Film Dokumenter dan Lomba Penulisan Naskah Randai. Lomba pembuatan film dokumenter ini terbuka untuk umum dengan tim produksi terdiri dari 3 orang berusia maksimal 35 tahun pada 30 Mei 2009.



Menurut Rois Leonard Arios, ketua Pokja Seni dan Film BPSNT Padang yang juga menjadi ketua panitia, kriteria untuk film dokumenter yang dilombakan harus karya tahun 2008/2009, original, belum pernah memenangi lomba sejenis, baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional, dan belum pernah ditayangkan di media manapun. Tema film menyangkut sejarah dan budaya di Provinsi Sumatra Barat, bisa mengenai peristiwa, tokoh, dan bangunan sejarah. Sedangkan tema budaya bisa berupa upacara tradisional, kehidupan masyarakat di suatu daerah/nagari, tokoh budaya, dan yang lainnya, dengan durasi film 20 s.d 24 menit.

Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu film dengan mengikuti kriteria yang ditetapkan. Karya peserta dalam format AVI miniDV dan DVD sudah diterima panitia paling lambat tanggal 30 Mei 2009 (cap pos) atau diantar langsung ke alamat panitia Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang (BPSNT) Padang, jalan Raya Belimbing No. 16A Kuranji Padang atau melalui Dewan Kesenian Sumatera Barat (DKSB), Kompleks Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro No. 31 Padang. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Rois Leonard Arios (Hp. 081363822769), Femmy (Hp. 081363212028), dan Alda Wimar (Hp. 081363435150).

Tim penilai terdiri dari praktisi film, jurnalis televisi, serta pengajar di beberapa perguruan tinggi di Sumatra Barat. Dewan Juri akan menetapkan 10 film terbaik yang akan ditayangkan di Pekan Budaya Sumatra Barat tahun 2009. Dari 10 Film Dokumenter Terbaik akan ditetapkan 3 pemenang utama dan mendapatkan Piagam Penghargaan dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, serta hadiah uang total 15 juta rupiah. Film terbaik juga akan ditayangkan di salah satu stasiun televisi lokal Sumatra Barat.

Untuk kegiatan lomba ini ada yang istimewa yaitu penyelenggaraan Workshop Pembuatan Film pada bulan Juli 2009 yang diikuti oleh seluruh peserta pada saat pengumuman pemenang. Pada saat ini diharapkan seluruh peserta terutama film yang masuk nominasi hadir. Untuk workshop tidak dipungut biaya apapun dan peserta bebas untuk mengikutinya.

Lebih lanjut, Rois mengatakan, selain Lomba Film Dokumenter, BPSNT Padang dan DKSB juga menyelenggarakan kegiatan Lomba Penulisan Naskah Randai terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah randai. Setiap calon peserta lomba penulisan naskah randai terlebih dahulu akan dibekali dengan workshop penulisan naskah randai yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2009. Peserta workshop tidak dipungut biaya apapun. Untuk itu setiap calon peserta diharapkan menghubungi panitia lomba melalui Drs. Yondri (Hp. 08126711291) dan M. Ibrahim Ilyas (Hp. 0818462592). Untuk tiga orang pemenang, panitia menyediakan hadiah berupa piagam dan uang pembinaan sebesar 8 juta rupiah.

BACA SELANJUTNYA...

21 Juni, 2009

PURBALINGGA FILM FESTIVAL


“Sandal Jepit” Film Terbaik PFF 2009

PURBALINGGA – Dewan juri dan penonton Purbalingga Film Festival (PFF) 2009 kompak memilih film “Sandal Jepit” karya sutradara Bani Dwi K dari Masih Timur Film SMA Negeri 1 Purbalingga sebagai Film Terbaik I dan Film Favorit Penonton. Sementara, film “Bumi Masih Berputar” karya sutradara Shella Ardila dari Brownie Film SMA Negeri 2 Purwokerto meraih penghargaan Film Terbaik II.

Pengumuman pemenang yang dilangsungkan di malam penghargaan PFF, Sabtu, 23 Mei 2009, di Aula Hotel Kencana itu, diwarnai dengan pekik para peserta kompetisi dan sorak penonton, yang sebagian menjadi suporter 10 film peserta kompetisi.



Berbeda dari berbagai ajang festival lainnya, puncak ajang yang dilangsungkan sejak Kamis, 21 Mei itu dimeriahkan oleh penyanyi dangdut. “Seluruhnya ada 45 film dari Banyumas Besar, nasional dan internasional yang diputar selama tiga hari,” ungkap Direktur PFF Bowo Leksono.

Penonton PFF mengumpulkan jajak pendapat dan menempatkan “Sandal Jepit” sebagai Film Favorit peraih enghargaan penyelenggara, Cinema Lovers Community (CLC) Award.

Secara terpisah, Dewan Juri yang terdiri dari Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed Indaru Setyo Nurprojo, budayawan Purbalingga Teguh Trianton, dan Direktur Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB) Sihar Sinomae, juga menempatkan film tersebut sebagai film terbaik.

“Kualitasnya melompat dari 9 kompetitornya. Ide ceritanya kuat dan orisinil, cara bertuturnya runtut. Saat menonton, saya dibuat tenggelam di dalamnya,” ujar Teguh Trianton.

Dokumentasi Sosial
Indaru mengatakan, seperti yang lain, film yang umumnya karya pemula masih memiliki kekurangan. Namun karya film nyata benar bisa jadi dokumentasi sosial sehingga masing-masing daerah di Banyumas Raya punya karakter sendiri-sendiri.

“Film ini kami pilih karena teknik penceritaan yang unik, disamping keberanian dan kejelian rekan pelajar mengangkat tema homoseksualitas yang memang relevan di Kota Purwokerto,” jelasnya.

Di sisi lain, Dewan Juri memutuskan untuk menambah kategori pemenang di luar yang ditentukan PFF 2009.

Sihar Sinomae menerangkan, hal semacam itu sah terjadi di berbagai festival jika memang juri menemukan hal istimewa.

Film “Nyarutang” karya sutradara Ase Trianto dari SMA Negeri 1 Bobotsari, Purbalingga meraih Penghargaan Khusus Dewa Juri. “Film yang mengangkat kisah preman berhati jujur dari Bobotsari ini memiliki nilai kemanusiaan dan kritik sosial yang lumayan,” jelasnya. (Sigit Harsanto-Suara Merdeka-25 Mei 2009)

BACA SELANJUTNYA...

19 Juni, 2009

ROAD SHOW EAGLE AWARDS 2009

Road Show Eagle Awards 2009 akan dilaksanakan pada tgl 6 maret 2009 di Bandung

Eagle Awards yang merupakan program kompetisi documenter bagi para pemula akan kembali dimulai. Rangkaian kegiatan Eagle Awards untuk tahun ini akan segera dimulai dengan Road Show di 4 kota yaitu Medan, Padang, Semarang dan Pontianak.

Berbebeda dengan Road Show tahun sebelumnya, Road Show Eagle Awards tahun ini akan diadakan selama 2 hari. Hari Pertama akan diadakan Eagle Awards Couching Clinic yaitu workshop bagaimana membuat proposal documenter khususnya proposal eagle awards. Sedangkan pada hari kedua adalah pemutaran film terbaik eagle awards 2005-2008 yang terdiri dari tiga sesi yang disertai dengan Meet The Eagles (berbagi cerita dengan finalis Eagle Awards)

Untuk mengikuti Eagle Awards Couching Clinic para calon peserta harus mengisi form proposal yang telah disediakan oleh panitia. Untuk mendapatkan form proposal ini dapat menghubungi panitia local.

Jadwal Road Show Eagle Awards adalah :



1. Medan
Hari Pertama
• Hari/Tanggal : Jumat 13 Maret 2009
• Jam : 10.00 – 16.30
• Venue : Gedung Peradilan Semu Fak. Hukum, Jl. Universitas pintu 1, Universutas Sumatera Utara.
• Acara : Eagle Awards Couching Clinic
• Pemateri : Tino Saroengallo (Produser)

Hari Kedua
• Hari/Tanggal : Sabtu 14 Maret 2009
• Jam : 10.30 – 17.00 (terdiri dari 3 sesi)

Sesi 1 (Screening) : 10.30–11.30
• Gubuk Reot Diatas Minyak Internasional
• Tanah Terakhir
• Suster Apung

Sesi 2 (Screening & Meet The Eagles): 12.30-15.00
• Buah Yang Menunggu Mati
• Pulau Bangka Menangis
• Prahara Tsunami Bertabur Bakau

Sesi 3 (Screening) : 16.00-17.00
• Joki Kecil
• Menjual Mimpi Disambak
• Kepala Sekolahku Pemulung
• Venue : Gedung Peradilan Semu Fak. Hukum, Jl. Universitas pintu 1, Universutas Sumatera Utara.
• Acara : Screening Eagle Awards dan Meet The Eagles-Berbagi Cerita
• Pemateri : Rudi Harlan (Sutradara Pula Bangka Menangis), Tino Saroengallo (Produser)

Cp : Windy / 085664054592 dari UKM Fotografi USU

2. Padang
Hari Pertama
• Hari/Tanggal : Selasa, 17 Maret 2009
• Jam : 10.00 – 16.30
• Venue : Teater Tertutup Fakultas Bahasa Sastra dan Seni (FBSS) Universitas Negeri Padang, Jl. Belibis Air Tawar Padang, Sumatera Barat
• Acara : Eagle Awards Couching Clinic
• Pemateri : To Be Confirmed

Hari Kedua
• Hari/Tanggal : Rabu 18 Maret 2009
• Jam : 10.30 – 17.00 (terdiri dari 3 sesi)

Sesi 1 (Screening) : 10.30–11.30
• Helper Hongkong Ngampus
• Tanah Terakhir
• Suster Apung

Sesi 2 (Screening & Meet The Eagles): 12.30-15.00
• Buah Yang Menunggu Mati
• Pulau Bangka Menangis
• Kepala Sekolahku Pemulung

Sesi 3 (Screening) : 16.00-17.00
• Diatas Rel Mati
• Menjual Mimpi Disambak
• Prahara Tsunami Bertabur Bakau

• Venue : Teater Tertutup Fakultas Bahasa Sastra dan Seni (FBSS) Universitas Negeri Padang, Jl. Belibis Air Tawar Padang, Sumatera Barat
• Acara : Screening Eagle Awards dan Meet The Eagles-Berbagi Cerita
• Pemateri : Jastis Arimba (Sutradara Kepala Sekolahku Pemulung) dan M. Abduh Aziz (Produser)

Cp : Masngo : 081374314609 dari Komunitas Hitam Putih

3. Semarang
Hari Pertama
• Hari/Tanggal : Selasa, 31 Maret 2009
• Jam : 10.00 – 16.30
• Venue : Gedung Serbaguna (D 101) Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Jalan Hayam Wuruk No.5, Semarang
• Acara : Eagle Awards Couching Clinic
• Pemateri : Tonny Trimarsanto (Produser/Sutradara)

Hari Kedua
• Hari/Tanggal : Rabu, 1 April 2009
• Jam : 10.30 – 17.00 (terdiri dari 3 sesi)

Sesi 1 (Screening) : 10.30–11.30
• Gubuk Reot Diatas Minyak Internasional
• Tanah Terakhir
• Suster Apung

Sesi 2 (Screening & Meet The Eagles): 12.30-15.00
• Pulau Bangka Menangis
• Buah Yang Menunggu Mati
• Prahara Tsunami Bertabur Bakau

Sesi 3 (Screening) : 16.00-17.00
• Pulau Bangka Menangis
• Menjual Mimpi Disambak
• Kepala Sekolahku Pemulung

• Venue : Gedung Serbaguna (D 101) Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Jalan Hayam Wuruk No.5, Semarang
• Acara : Screening Eagle Awards dan Meet The Eagles-Berbagi Cerita
• Pemateri : Tonny Trimarsanto (Produser/Sutradara), Anom Bayu dan Badrudin kurniawan (Sutradara Buah Yang Menunggu Mati)

Cp : Nina 085641785741 dari Importal

4. Pontianak
Hari Pertama
• Hari/Tanggal : Sabtu, 4 April 2009
• Jam : 10.00 – 16.30
• Venue : To Be Arrange
• Acara : Eagle Awards Couching Clinic
• Pemateri : Lianto Luseno (Produser/Sutradara)

Day Two
• Hari/Tanggal : Minggu, 5 April 2009
• Jam : 10.30 – 17.00 (terdiri dari 3 sesi)

Sesi 1 (Screening) : 10.30–11.30
• Sang Penggali Fosil
• Tanah Terakhir
• Suster Apung

Sesi 2 (Screening & Meet The Eagles): 12.30-15.00
• Buah Yang Menunggu Mati
• Amtenar; Sahaja Jasa Yang Terabaikan
• Prahara Tsunami Bertabur Bakau

Sesi 3 (Screening) : 16.00-17.00
• Pulau Bangka Menangis
• Menjual Mimpi Disambak
• Kepala Sekolahku Pemulung

• Venue : To Be Arrange
• Acara : Screening Eagle Awards dan Meet The Eagles-Berbagi Cerita
• Pemateri : Lianto Luseno (Produser/Sutradara) dan Denny Sofian (Sutradara Amtenar; Sahaja Jasa Yang Terabaikan)

CP: Elsa : 08122741464 dari Canopy Indonesia


Seluruh rangkaian kegiatan ini bersifat gratis.
BACA SELANJUTNYA...

22 PROPOSAL EAGLE AWARD TERBAIK

PENGUMUMAN 22 PROPOSAL TERBAIK

Pengumuman 22 proposal terbaik ini seharusya pada tanggal 11 juni 2009 lalu, namun ketatnya persaingan nilai membuat panitia dan dewan juri harus menelaah kembali beberapa proposal yang mempunyai nilai sama. Panitia Eagle Awards menyampaikan permohonan maaf..
berikut ke 22 proposal yang lolos:



1.Agrha Adi Prayogo dan Lilis Sucahyo – Bogor, Jawa Barat
“Sang Pengumpul Asap”

2.Arif Kurniar Rakhman dan Sri Ningsih – Yogyakarta
“Seniman Roti”

3.Denny Surahman dan Aziz Hidayat – Depok, Jawa Barat
“Sekolahku di Terminal”

4.Devi Al Irsyadiah dan Eko Rejoso Prabowo – Yogyakarta
“Bukan Negeri Sampah, Bukan Bangsa Pengemis”

5.Doddy Krisnamurti dan Adhelia Christi Gunawan – Surakarta, Jawa Tengah
“Di balik Abu – abu”

6.Made Dwi Priyatna Indrawan, S.Sn dan Franky – Denpasar, Bali
“Wine Salak Bali Untuk Indonesiaku”

7.Ginanjar Teguh Iman dan Herlina Ratnafuri, Magelang, Jawa Tengah
“Dunia Kecil Dalam Kotak”

8.Lidia KristiI Afrilita dan Nando Akmal – Padang, Sumatra Barat
“Padang In Carnaval”

9.Lindawati, ST dan Laillina Mardhiyati – Semarang, Jawa Tengah
“Tarian Ombak di Tangan Sang Kreator”

10.Kharisma Listyantama Junandharu dan Ganjar Ahadiyat – Surabaya, Jawa Timur
“Di Balik Denting Gitar”

11.Tri Subekso dan Dwi Apriyanti – Semarang, Jawa Tengah
“Pawang Tulang”

12.Sazkia Noor Anggraini dan Liu Yulianti – Yogyakarta
“’Kenali Lagi’ Dangdut dari MC-nya”

13.Suhaili dan Vera Efriani – Bandung, Jawa Barat
“000.000 = 000.000.000”

14.Luhki Herwanayogi dan Ardi Wilda Irawan, Yogyakarta
“Dalang Bengal dari Tegal”

15.Jumanto dan Sn. Anggita – Jakarta
“’Kuda Besi’ dari Gunung Cikurai”

16.Kuncoro Indra Kurniawan dan Kukuh Yudha Karnanta – Surabaya, Jawa Timur
“Luru Ilmu”

17.Ika Sagita dan Dina Heriyati – Malang, Jawa Timur
“Jejak Sang Maestro Berbuah Uang”

18.Jatmiko Wicaksono dan Dian Safitri – Boyolali, Jawa Tengah
“Celengan Sampah”

19.Taufan Agustiyan Prakoso dan Mohammad Abdul Malik – Malang, Jawa Timur
“Merajut Impian Dibalik Catwalk Jalanan”

20.Farid Syafrodhi dan Indar Wahyu Hidayat – Semarang, Jawa Tengah
”Kupu-kupu yang mengantongi Dollar”

21.Bambang Rakhmanto dan Ryo Hadindra Permana – Depok, Jawa Barat
“Gorila Dari Gang Buntu”

22.Ali Machmudin dan Riza Noerinda Lubis – Sidoarjp, Jawa Timur
“Kampoeng Inggris di Sudut Pare”
BACA SELANJUTNYA...

FORMULIR EAGLE AWARD

Eagle Awards Documentary Competition 2009 “Indonesia Kreatif”

FORM PROPOSAL

Baca TERM OF REFERENCE (TOR) dan PEDOMAN PENDAFTARAN PESERTA seluruhnya dengan teliti, sebelum anda mengisi FORM PROPOSAL.


Pedoman pengisian FORM PROPOSAL peserta Eagle Awards Documentary Competition 2009 “Indonesia Kreatif”



1. Jawablah pertanyaan dalam FORM PROPOSAL ini dengan kalimat singkat, jelas, dan dalam bahasa indonesia yang baik!
2. Ketiklah jawaban dari pertanyaan FORM PROPOSAL ini dengan font times new roman dengan ukuran 12
3. Print Out FORM PROPOSAL ini lalu masukan kedalam amplop coklat ukuran A4 lalu kirimkan ke : EADC 2009 – MetroTV (Lobby 2) Jl.Pilar Mas Raya Kav A-D, Kedoya Kebun Jeruk, Jakarta Barat 11520.
4. Kirim soft copy proposal yang sudah diisi lengkap ke : eadc.metrotv@gmail.com.
5. FORM PROPOSAL diterima paling lambat 25 Mei 2009 pukul 18.00

Judul proposal film dokumenter:

DATA PRIBADI PELAMAR
ANGGOTA 1
1. Nama lengkap
2. Nama panggilan
3. Jenis Kelamin
4. Tempat/tanggal lahir
5. Pekerjaan Jabatan : Institusi :
6. Pendidikan
Universitas/Akademi :
Jurusan :
Masuk/lulus tahun :
7. E-mail
8. No. telepon Rumah :
HP :
9. Alamat surat-menyurat
Jl.
Kota: Kodepos :
Propinsi:

10. Susunan Keluarga (Ayah, Ibu, saudara sekandung termasuk anda)
nama L/p Usia Pendidikan Pekerjaan
Ayah
Ibu
Anak 1
Anak 2
Anak 3
Anak 4
Anak 5
Anak 6
Anak 7
Anak 8
Anak 9
Anak 10
11. Sebutkan aktivitas anda yang utama
a. 4 bulan sebelum ini:

b. 4 bulan mendatang:
12. a. Pernahkan anda terlibat dalam produksi film (fiksi maupun dokumenter)?

b. Sebutkan judul film, tahun produksi, posisi anda dalam produksi tersebut, nama sutradara!

c. Kapan dan di mana pertama kali film tersebut dipertontonkan kepada publik?


13. Pernahkah anda mengikuti pelatihan produksi film (dokumenter/fiksi)?
Jika pernah, sebutkan nama pelatihan, waktu, lama pelatihan, dan penyelenggara.




ANGGOTA 2
1. Nama lengkap
2. Nama panggilan
3. Jenis Kelamin
4. Tempat/tanggal lahir
5. Pekerjaan Jabatan : Institusi :
6. Pendidikan
Universitas/Akademi :
Jurusan :
Masuk/lulus tahun :
7. E-mail
8. No. telepon Rumah :
HP :
9. Alamat surat-menyurat
Jl.
Kota: Kodepos :
Propinsi:

10. Susunan Keluarga (Ayah, Ibu, saudara sekandung termasuk anda)
nama L/p Usia Pendidikan Pekerjaan
Ayah
Ibu
Anak 1
Anak 2
Anak 3
Anak 4
Anak 5
Anak 6
Anak 7
Anak 8
Anak 9
Anak 10

11. Sebutkan aktivitas anda yang utama
c. 4 bulan sebelum ini:

d. 4 bulan mendatang:
12. a. Pernahkan anda terlibat dalam produksi film (fiksi maupun dokumenter)?

b. Sebutkan judul film, tahun produksi, posisi anda dalam produksi tersebut, nama sutradara!

c. Kapan dan di mana pertama kali film tersebut dipertontonkan kepada publik?


13. Pernahkah anda mengikuti pelatihan produksi film (dokumenter/fiksi)?
Jika pernah, sebutkan nama pelatihan, waktu, lama pelatihan, dan penyelenggara.




PERSONAL INTEREST
Tujuan pertanyaan dalam bagian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana anda memahami diri anda sendiri dan rekan satu tim anda. Jika tim anda terpilih menjadi finalis Eagle Awards maka anda akan melalui periode workshop hingga malam anugerah yang panjang dan melelahkan sehingga dibutuhkan sebuah tim yang solid dalam kerja sama dan tidak bermasalah dalam hal-hal yang bersifat pribadi. Untuk itu jawablah pertanyaan dibawah ini ini dengan jujur.

ANGGOTA 1 [kenalilah diri dengan baik dan kenalilah pasangan tim anda dengan baik]

1. Apa Motivasi anda mengikuti program Eagle Awards Documentary Competition 2009


2. a. Deskripsikan dengan jelas, singkat dan padat mengenai kepribadian anda

b. Sebutkan beberapa kata kunci yang menggambarkan kelebihan anda

c. Sebutkan beberapa kata kunci yang menggambarkan kekurangan anda

3. Tuliskan segala prestasi yang pernah anda capai :
a. di pendidikan formal (sekolah) :


b. di pendidikan non-formal (kursus/ex-school) :


c. di organisasi :


d. di rumah dan lain-lainnya.

4. Tuliskan kebisaan-kebisaan positif yang anda lakukan dengan senang hati dan mudah.



5. a. Dimana anda mengenal rekan (anggota 2) satu tim anda?

b. Sudah berapa lama anda mengenal rekan (anggota 2) satu tim anda?

c. Apa dan Bagaimana hubungan anda dengan rekan (anggota 2) satu tim anda?

d. Apa alasan anda memutuskan untuk menjadi satu tim dengan ……………(tulis nama rekan anda)

6. Deskripsikan dengan jelas dan singkat tentang kepribadian rekan anda (anggota 2)






ANGGOTA 2 [kenalilah diri dengan baik dan kenalilah pasangan tim anda dengan baik]

1. Apa Motivasi anda mengikuti program Eagle Awards Documentary Competition 2009


2. a. Deskripsikan dengan jelas, singkat dan padat mengenai kepribadian anda

d. Sebutkan beberapa kata kunci yang menggambarkan kelebihan anda

e. Sebutkan beberapa kata kunci yang menggambarkan kekurangan anda

3. Tuliskan segala prestasi yang pernah anda capai :
a. di pendidikan formal (sekolah) :


b. di pendidikan non-formal (kursus/ex-school) :


c. di organisasi :


d. di rumah dan lain-lainnya.

4. Tuliskan kebisaan-kebisaan positif yang anda lakukan dengan senang hati dan mudah.


5. a. Dimana anda mengenal rekan (anggota 2) satu tim anda?

b. Sudah berapa lama anda mengenal rekan (anggota 2) satu tim anda?

c. Apa dan Bagaimana hubungan anda dengan rekan (anggota 2) satu tim anda?

d. Apa alasan anda memutuskan untuk menjadi satu tim dengan ……………(tulis nama rekan anda)

6. Deskripsikan dengan jelas dan singkat tentang kepribadian rekan anda (anggota 2)




PENGETAHUAN FILM & EAGLE AWARDS
ANGGOTA 1
1. Jelaskan dengan singkat dan padat tentang apa yang anda tahu mengenai Eagle Awards Documentary Competition 2009.


2. a . Sebutkan judul film dokumenter yang anda anggap paling menarik dan jelaskan alasannya!

b. Sebut kan judul film dokumenter produksi Eagle Award Documentary Competition 2005-2008 yang anda anggap paling menarik dan jelaskan alasannya!

c. Sebut kan judul film dokumenter produksi Eagle Award Documentary Competition 2005-2008 yang anda anggap paling tidak menarik dan jelaskan alasannya!

3. a. Apakah perbedaan antara film fiksi dengan film dokumenter menurut pendapat anda sendiri?


b. Apakah perbedaan antara film dokumenter dengan news feature menurut pendapat anda sendiri?



4. Dari mana anda mendapatkan informasi tentang promosi/pendaftaran EADC? Beri tanda X pada jawaban yang tepat, dan isi jawaban bila diminta:
a. ( ) MetroTV
b. ( ) Radio ______________________ (sebutkan)
c. ( ) Mailing list ______________________ (sebutkan)
d. ( ) Browsing website ______________________ (sebutkan)
e. ( ) Media Cetak ______________________ (sebutkan)
f. ( ) Majalah ______________________ (sebutkan)
g. ( ) Poster
h. ( ) Lainnya ______________________ (sebutkan)


ANGGOTA 2
1. Jelaskan dengan singkat dan pada tentang apa yang anda tahu mengenai Eagle Awards Documentary Competition 2009.


2. a . Sebutkan judul film dokumenter yang anda anggap paling menarik dan jelaskan alasannya!

b. Sebut kan judul film dokumenter produksi Eagle Award Documentary Competition 2005-2008 yang anda anggap paling menarik dan jelaskan alasannya!

c. Sebut kan judul film dokumenter produksi Eagle Award Documentary Competition 2005-2008 yang anda anggap paling tidak menarik dan jelaskan alasannya!

3. a. Apakah perbedaan antara film fiksi dengan film dokumenter menurut pendapat anda sendiri?


b. Apakah perbedaan antara film dokumenter dengan news feature menurut pendapat anda sendiri?



4. Dari mana anda mendapatkan informasi tentang promosi/pendaftaran EADC? Beri tanda X pada jawaban yang tepat, dan isi jawaban bila diminta:
a. ( ) MetroTV
b. ( ) Radio ______________________ (sebutkan)
c. ( ) Mailing list ______________________ (sebutkan)
d. ( ) Browsing website ______________________ (sebutkan)
e. ( ) Media Cetak ______________________ (sebutkan)
f. ( ) Majalah ______________________ (sebutkan)
g. ( ) Poster
h. ( ) Lainnya ______________________ (sebutkan)


PEMAHAMAN TEMA

1. Jelaskan apa yang anda pahami tentang tema Eagle Awards 2009 ”Indonesia Kreatif”Apa Ide Cerita film


2. Jelaskan kaitan ide cerita anda dengan tema Eagle Awards 2009 “Indonesia Kreatif”









IDE CERITA

1. Apa Ide Cerita film documenter yang anda ajukan [uraikan dengan seingkat dan jelas]


2. Dari mana ide cerita anda ini berasal? (Beri tanda X pada pilihan anda)
a. (…..) Tugas kuliah
b. (…..) Tugas kantor
c. (…..) Media Cetak ; ……………………………..(sebutkan artikel/nama media, tanggal terbit)
d. (…..) Televisi ; …………………………………..(sebutkan nama program)
e. (…..) Internet ; …………………………………...(sebutkan nama situs/web)
f. (…..) Sumber lainnya ;……………………………(sebutkan secara mendetil)

3. Jelaskan apa tujuan anda menyampaikan ide cerita anda kepada publik dalam bentuk film documenter?




4. Uraikan ide cerita film dokumenter yang anda ajukan ke dalam bentuk sinopsis dengan singkat dan jelas! [ min: 250 kata, max: 350 kata]






DATA RISET
Hal yang paling penting dan merupakan jaminan/syarat utama agar film documenter bisa diproduksi dengan baik adalah data dan fakta, sehingga ide cerita yang anda ajukan harus berdasarkan data dan fakta yang valid. Tujuan pertanyaan dari bagian data riset ini adalah untuk mengetahui telah sejauh mana anda memahami permasalahan yang terjadi dan mengenal subjek berdasarkan data dan fakta yang valid. Jawablah pertanyaan pada bagian data riset ini secara jujur. Pemalsuan informasi yang anda berikan merupakan penipuan dan dapat diproses secara hukum.


1. Deskripsikan dengan jelas dan singkat Apa yang menjadi inti permasalahan / focus dalam ide cerita film anda?


2. Deskripiskan dengan jelas dan singkat apa keunikan sudut pandang anda dalam ide cerita ini?

3. Siapa yang akan menjadi subjek anda? (subjek tidak harus individu, tapi bisa kelompok atau institusi atau bahkan benda yang intinya dapat digunakan sebagai media menyampaikan pesan dari ide cerita anda)


4. Deskripsikan dengan jelas dan singkat tentang subjek anda? (historis,karakter, pekerjaan,nama, umur, jenis kelamin, pendidikan, keluarga, sifat dan lain sebagainya)


5. Bagaimana anda mengenal subjek?


6. Sudah berapa lama anda mengenal subjek?



5. Geografis
a. Dimana lokasi subjek anda? [sebutkan desa, kecamatan, kabupaten dan propinsinya]
b. Bagaimana anda mencapai lokasi subjek? [akses transportasi]
c. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi subjek
d. Dimanakah lokasi shooting anda?
e. Jika anda terpilih menjadi finalis eagle awards, dimana anda akan tinggal? [bagaimana dengan akomodasi, konsumsi, sumber listrik] (sebutkan dengan detil)

6. Metode riset Apa yang anda lakukan dalam mengumpulkan data dan fakta yang berhubungan dengan ide cerita anda? (Beri tanda X pada pilihan anda)
a. (…..) Riset Pustaka
b. (…..) Observasi [mengunjungi tokoh dan lokasi]
c. (…..) Interview
7. LAMPIRKAN hal-hal berikut :
a. Resume hasil riset anda (maksimum 5 halaman A4, dengan spasi 1,5 dan font Times New Roman
ukuran 12.
b. Minimal 4 lembar foto subjek ukuran 4R
c. Minimal 4 lembar foto Lokasi ukuran 4R
d. Minimal 4 lembar foto subjek yang sedang berada dilokasi ukuran 4R
e. Minimal 4 lembar foto kegiatan subjek sehari-hari ukuran 4R
f.. Foto Copy KTP/Kartu Identitas Lainnya sebanyak 2 lembar




Jadwal Eagle Awards
1. Seleksi Proposal 5-12 Juni 2009
2. Tes Psikologi 15-17 Juni 2009
3. Seleksi wawancara 18-20 Juni 2009
4. Riset Semifinalis 22-28 Juni 2009
5. Pitching Forum 1-2 Juli 2009
6. Eagle Lab s/d Premiere 3 Juli – 3 September 2009
7. Awards Night 22 – 24 Oktober 2009

KOMITMEN
Kami, _(nama anggota 1)___ dan ______(nama anggota 2)__, menyatakan:
1. Bahwa informasi yang kami tulis adalah benar, lengkap, dan akurat. Kami menyadari pemalsuan terhadap informasi di atas akan menyebabkan dikeluarkannya kami dari program ini dan diproses secara hukum.
2. Telah mendapatkan izin untuk mengikutsertkan data dan fakta yang berkaitan dengan ide cerita dari subjek dan atau karakter utama dan atau sumber informasi lainnya dalam Eagle Awards Documentary Competition 2009.
3. Bersedia untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Eagle Awards Documentary Competition 2009 dari proses seleksi pada bulan juni hingga malam anugerah pada bulan oktober 2009 secara penuh waktu.
4. Menerima dan menjalankan sangsi yang telah ditetapkan oleh panitia jika melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh oleh panitia.


Tandatangan Anggota 1:




Tandatangan Anggota 2:
Tanggal: Tanggal:



BACA SELANJUTNYA...

18 Juni, 2009

LOMBA FILM DOKUMENTER PAPUA

Festival dan Lomba Film Dokumenter Papua

Dalam rangkaian kampanye “Selamatkan Manusia dan Hutan Papua” Foker LSM Papua bersama Tim Advokasi dan Lobby Selamatkan Manusia dan Hutan Papua menyelenggarakan Lomba Film Dokumenter dan Festival Film Dokumenter. Film-film yang diikutsertakan dalam lomba film dokumenter ini akan diputar bersama beberapa film tentang Papua lainnya dalam festival film dokumenter Papua yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2009 yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Sedunia.
Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trophy serta kesempatan mengikuti training pembuatan film dokumenter di luar Papua. Film-film yang terpilih sebagai film terbaik akan diputar di salah satu televisi lokal.



Persyaratan Umum:

Tema Film
Film yang akan diikutkan dalam lomba dan festival merupakan film yang bertemakan Hubungan Manusia Dengan Lingkungannya atau Kearifan Tradisional Orang Asli Papua Dalam Menjaga Lingkungannya.

Kriteria Peserta
Peserta Lomba Film harus merupakan pembuat film amatir atau komunitas dan bukan profesional serta berdomisili di Papua.

Kategori Peserta Lomba Film
Peserta Lomba Film Dokumenter ini dibagi dalam 2 kategori yakni kategori Pelajar (Sekolah Menengah) dan kategori Umum (Mahasiswa dan Umum)

Persyaratan Khusus

- Kompetisi terbuka untuk warga negara Indonesia yang berdomisili di Papua dan Papua Barat
- Karya peserta kompetisi harus film dokumenter (panitia memiliki hak untuk mengkualifikasikan apakah karya peserta termasuk dokumenter atau tidak).
- Karya film merupakan produksi tahun 2008-2009.
- Film belum pernah ikut serta dalam kompetisi film dokumenter lainnya
- Film tidak berupa profil lembaga/perusahaan, iklan layanan masyarakat, trailer film atau video musik.
- Film utuh tanpa disertai potongan jeda untuk iklan.
- Materi film (objek, musik, stock shoot, dan lain-lain) tidak melanggar hak cipta. Pelanggaran dan gugatan atas hak cipta terhadap karya yang diikutkan dalam kompetisi ada di luar tanggung jawab Panitia.
- Format materi karya berupa DVD Video Pal atau MiniDV Pal.
- Hak Cipta tetap dimiliki oleh Peserta.
- Panitia berhak mempergunakan materi yang diikutsertakan dalam kompetisi untuk kegiatan Festival Film Dokumenter.
- Karya diterima panitia paling lambat 30 April 2009.
- Durasi film maximal 15 (lima belas) menit, termasuk credit title.

Bagaimana Mengikuti Lomba dan Festival Film Dokumenter Papua?

Setiap peserta yang akan mengikuti lomba dan festival film dokumenter Papua ini diharuskan menyertakan:

1. Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan benar.
2. Materi film :
a. Preview Copy (Materi film yang akan digunakan saat seleksi administrasi) dalam bentuk DVD Video Pal atau MiniDV Pal
b. Screening Copy ( Materi film yang akan diproyeksikan ke layar lebar untuk keperluan penjurian dan pemutaran saat festival) dalam bentuk DVD Video Pal atau MiniDV Pal (Kualitas Master).
3. Foto potongan adegan film/Still photo berbentuk file elektronik/digital dengan ukuran resolusi 300dpi format .jpeg dalam CD terpisah (digunakan saat seleksi administrasi dan keperluan cetak katalog).
4. Sinopsis film dalam bahasa Indonesia (maksimal 500 karakter atau ½ halaman A4 -kuarto).
5. Fotokopi tanda pengenal.
a. Kartu pelajar untuk peserta kategori pelajar.
b. KTP/SIM/Paspor untuk peserta kategori film umum.

Semua kelengkapan pendaftaran dikemas dalam satu amplop tertutup dan dikirim ke sekretariat panitia :
Festival Film Dokumenter Papua "Selamatkan Manusia dan Hutan Papua"
Jl. USTP, Padang Bulan
Abepura, Jayapura
Papua
T: 0967-7581600
E: smhp@fokerlsmpapua.co.ccThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Formulir dapat di-download di: www.tabloidjubi.com atau www.fokerlsmpapua.org
Karya diterima panitia paling lambat tanggal 30 April 2009 (cap pos)

BACA SELANJUTNYA...

FESTIVAL FILM DOKUMENTER TERBESAR



Untuk keduapuluh kalinya, festival film dokumenter internasional Amsterdam (IDFA) dimulai. Di awali dengan pemutaran film Operation Homecoming: Writing the Wartime Experience (Richard Robbins, Amerika, 2007), festival film terbesar di dunia untuk genre dokumenter ini berlangsung hingga 2 Desember.
IDFA telah menyeleksi ribuan film untuk masuk dalam kompetisi dan non-kompetisi dari berbagai program. Sejak 1988, mereka berupaya membuut budaya dokumenter secara nasional dan internasional. Yang dinilai adalah inovasi, orisinalitas, kemampuan profesional, ekspresi, dan nilai sejarah/budaya.



Festival ini telah mempertontonkan karya, di antaranya, Werner Herzog, Kazuo Hara, Robert Kramer, Michael Moore dan Ulrich Seidl. Di samping itu, beberapa pembuat film muda yang inovatif--termasuk Victor Kossakovksy, Sergei Dvortsevoy dan Yoav Shamir—lahir dari sini.
Akan ada masterclass dan presentasi dari sutradara terkenal, seperti Maziar Bahari (Iran), Paul Fierlinger (USA) dan Werner Herzog (Jerman/USA).
Program utama kompetisi bertujuan mencari film-film dokumenter baru terbaik tahun untuk dianugerahi lima penghargaaan berbeda. Pertama. Joris Ivens Competitions yang berhadiah €12.500. akan ada juga Special Jury Award. Film-film yang berlaga, di antaranya, All White in Barking (Marc Isaacs, Inggris), Bajo Juárez, the City Devouring Its Daughters (José Antonio Cordero, Alejandra Sánchez, Mexico), Encounters at the End of the World (Werner Herzog , USA) dan Hold Me Tight, Let Me Go (Kim Longinotto, Inggris).
Kedua, Silver Wolf Competition yang memperlombakan 15 film berdurasi tak lebih dari 60 menit. Penerima The Silver Wolf Award akan mendapatkan €10.000. program yang disponsori oleh NPS (broadcaster Belanda) ini akan membeli dan menyiarkan sang pemenang.
Ketiga, Silver Cub Competition yang menilai 17 film yang kurang dari 30 menit dan berhadiah €5.000. Keempat, First Appearance, yang berhadiah € 2.500. Terakhir, dengan jumlah hadiah sama, adalah IDFA Student Competition
Di samping kompetisi, program non-kompetisi juga tak kalah menarik. Akan ada IDFA Top 20, yang merupakan perayaan 20 tahun festival ini. Selama 7 tahun, panitia meminta para penonton untuk memilih 20 film terbaik yang akan dipertontonkan pada ajang kali ini,. Sebagai favorit, terpilih Darwin’s Nightmare (Hubert Sauper, 2004), yang akan ditayangkan bersama, di antaranya O amor natura ( Heddy Honigmann, 1996), Checkpoint (Yoav Shamir, 2003), Bowling for Columbine (Michael Moore, 2002), dan Grizzly Man, (Werner Herzog, 2005).
Reflecting Images adalah program di luar kompetisi yang terbesar, dan terbagi menjadi tiga: Best of Fests, Masters dan Panorama. Best of the Fests mengetengahkan film-film yang membuat imbas yang kuat dalam berbagai festival dalam beberapa waktu ini. Panorama menawarkan 30 film yang provokatif dalam format dan pilihan tema.Masters mempersembahkan 12 karya baru dari para sutradara terkenal seperti Peter Raymont, Jay Rosenblatt, Bill Couturié, Jan Sverák, Peter Entell, Frederik Wiseman dan Antonio Ferrera.
Ada juga IDFA Animation Programme yang bergulat dengan wacana hubungan animasi dan dokumenter yang sekilas paradoks. Ajang ini dimotori oleh Erik van Drunen dan Gerben Schermer, direktur Holland Animation Film Festival (HAFF). Debat soal hal ini akan menghadirkan Paul Wells.
Program lainnya adalah Jan Vrijman Fund Film Programme, Highlights of the Lowlands, ParaDocs, Kids & Docs, juga Documentary Workshop. Di samping itu, ada Maziar Bahari Retrospective, Film School in Focus: the Dutch Film and Television Academy,
Film-film tentang Indonesia juga pernah ditayangkan di sini. Di antaranya Indonesia Calling (Joris Ivens Australia, 1946), Indonesia Merdeka! (Roelof Kiers, Belanda, 1976), Shadow Play - Indonesia's Years of Living Dangerously (Chris Hilton, Australia, 2001), Werken van Barmhartigheid (Mannus Franken, pembuat film Pareh, Belanda, 1947), dan Kawah Ijen (Philip Mulroy England, 2003).
Karya-karya Leonard Retel Helmrich, sutradara berdarah setengah Indonesia, juga pernah ditayangkan di sini, yaitu Promised Paradise (2006) yang dicekal pada Jakarta International Film Festival 2006 lalu, dan de stand van de zon (the Eye of the Day, 2001). Bahkan stand van de maan (Shape of the Moon, 2004) menjadi pemenang utama pada 2004.
Bagaimana dengan film dokumenter karya anak Indonesia? Sejauh RF telusuri, belum ada, termasuk dalam proyek Jan Vrieman Fund. Kecuali The Asmat (Indonesia, 1981 Yasuko Ichioka, Dea Sudarman, Indonesia, 1981). Ibu Dea ini pula—tak lain tak bukan adalah penggagas, pemilik gedung, perawat-koleksi Gedung Dua8 Kemang Jakarta) yang menjadi juri Joris Ivens pada 1993 bersama Karl Gass (Germany), Heddy Honigmann (Belanda), Stephen Peet (Inggris), dan William Uricchio (USA/Belanda) dan memenangkan Belovy / The Belovs (Rusia, 1993) dari Victor Kossakovsky.


BACA SELANJUTNYA...

08 Juni, 2009

FESTIVAL FILM ANAK 2009


Selamat datang festival film anak! Melihat betapa pentingnya film bagi anak-anak di Indonesia, Yayasan Goelali akhirnya tergugah untuk menyelenggarakan GOELALI CHILDREN’S FILM FESTIVAL yang rencananya akan diselenggarakan pada liburan sekolah ini.

Goelali Children’s Film Festival atau Festival Film Anak Goelali adalah sebuah festival film international untuk anak dan remaja yang akan dimulai pada hari Minggu, 14 Juni 2009 hingga 20 Juni 2009 yang akan menampilkan pemutaran film selama 7 hari, forum diskusi, pameran dan berbagai kegiatan kreatif untuk anak, orang tua, guru dan semua orang yang berhubungan dengan dunia anak.

Festival film Goelali bertujuan untuk menciptakan sebuah sarana baru bagi anak usia 3 -16 tahun untuk mengenal dunia film dan perfilman secara lebih jauh. Goelali akan menghadirkan berbagai film tentang anak yang berkualitas dari mancanegara. Film tersebut beragam dari film pendek, feature films, animasi hingga film dokumenter.

Film tersebut membahas berbagai hal mulai tentang lingkungan, multicultural, hingga nilai-nilai kemanusiaan lainnya. Adapun tema dari festival Goelali tahun ini adalah “Keajaiban Dunia Film” / “The Magic of Film”.
BACA SELANJUTNYA...

FORM LA INDIE MOVIE 2009


Empat cerita terbaik akan difilmkan dalam bentuk film pendek berdurasi maksimal 15 menit dalam program La.Lights Indie Movie 2009.”
Persyaratan pesertanya sebagai berikut:
• Terbuka untuk umum
• Peserta minimal umur 18 tahun dan maksimal 30 tahun
• Kumpulkan short story maksimal 2 halaman folio, 1,5 spasi
• Lampirkan dan isi formulir yang dapat didownload lewat www.la-lights.com, atau lewat email panitia la.indiemovie@gmail.com
• Kriteria Cerita:
o Bertema dunia anak muda
o Tidak menampilkan tokoh dibawah 18th
o Tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
o Cerita harus original bukan jiplakan
o Belum pernah dipublish dalam bentuk apapun
• Pengumpulan karya mulai 1 April 2009
• Deadline pengiriman 1 Juni 2009
• Setiap peserta tidak boleh mengirimkan lebih dari satu cerita
• Empat cerita terbaik akan diumumkan Juli 2009 dalam Indie Movie
• Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
• Kirim Ke sekretariat :SET Film
Jl. Sinabung No.4B, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12120
Telp. 021 727 99227/727 99226
HP Panitia 0815 1059 4899
Contact Person: Fira/Anunk
BACA SELANJUTNYA...

INDIE MOVIE 2009


Mengusung suksesnya event la lights indie movie film gue cara gue 2007 dan 2008, yang terlihat dari banyaknya antusias masyarakat indie filmmaker, mahasiswa, pelajar, terhadap event tersebut sehingga membangkitkan lagi gairah perfilman indonesia yang dalam kondisi trus menerus memperlihatkan eksistensinya agar menjadi tuan rumah yang disegani di negerinya sendiri, yang katanya orang bijak sih negeri ini "gemah ripah loh jinawi(kaya raya)" tapi memang begitu sih...tidak cuma kaya raya di sumber daya alamnya saja, negeri inipun kaya dengan sumber daya manusia kreatif dan imajinatif, oleh karena itu set film workshop bekerjasama dengan la lights akan mengadakan lagi gelaran la lights indie movie 2009.

La lights indie movie 2009 tidak jauh beda dengan event sebelumnya, namun kali ini kita ada yang sedikit baru sih..kita ngadain short story competition mulai tanggal 1 april 2009 panitia sudah membuka penerimaan karya berupa cerita pendek dalam bentuk synopsis yang bisa dikirim ke alamat set film workshop jl.sinabung 4b, kebayoran baru jaksel. Dan akan ditutup pada tanggal 1 juni 2009, kemudian diambil 4 pemenang oleh para juri, cerita pendek tersebut akan dikembangkan menjadi sebuah skenario yang kuat bersama para scriptwriter professional dalam sebuah workshop terpisah dari gelaran workshop di empat kota. Kemudian dari skenario yang sudah matang dijadikan sebuah film pendek dengan durasi 10 sampai 15 menit bersama para artis sutradara dalam program bikin film bareng artis. Pemisahan workshop penulisan dan workshop produksi ini dilakukan dengan kesadaran bahwa penulisan film merupakan seni tersendiri yang memerlukan pendekatan yang sedikit berbeda dengan aspek produksi. Skenario merupakan fondasi dari sebuah film yang baik dan untuk membangun fondasi yang baik memerlukan fokus dan energi tersendiri.

Workshop produksinya yang akan diselenggarakan di empat kota tersebut akan mengangkat lebih dalam tentang produksi film pendek. Tidak hanya lagi mencari ide film pendek yang baik, tapi kita juga mau berbagi ke temen-temen, ada apa aja sih di film itu, ada penyutradaraan, ada juru kamera, ada juru artistik, ada juru penyunting gambar, dll. Jadi ketika kalian akan mengikuti workshop ini, ketahuilah bahwa film itu merupakan dunia kompleks yang mengasyikkan dan tidak hanya satu orang yang menciptakan sebuah film, namun kolaborasi banyak orang dengan banyak deskripsi pekerjaan yang bergabung menjadi satu dalam sebuah tim produksi dan terciptalah sebuah karya film.

Di dalam rangkaian workhsop kalian akan dipertemukan dengan tokoh-tokoh perfilman nasional dan internasional, disini tidak lagi sekedar memperkenalkan apa itu film, tapi kita mengangkat tema – short film, big impact. Para peserta akan dikenalkan lebih jauh dengan pengetahuan mengenai aspek produksi film pendek dan bidang-bidang kreatif dalam produksi film. Dan seperti biasanya, peserta akan mengikuti sesi penulisan sinopsis spontan film pendek yang akan dikompetisikan kemudian dari keseluruhan peserta dipilih 25 orang untuk program film gue cara gue, jangan khawatir bagi temen-temen yang merasa tidak berbakat di bidang penulisan, tapi sangat ingin sekali mengikuti sebuah produksi profesional, peserta bisa mengikuti program bikin film bareng artis. Disini peserta yang terpilih akan mengikuti program magang dalam tim produksi artis-artis yang menjadi sutradara film pendek la lights indie movie 2009. Proses pemilihannya berdasarkan bagaimana kalian mengekspresikan diri dengan mengisi formulir khusus program bikin film bareng artis yang akan dibagikan di workshop nantinya. Jadi, persiapkan diri kalian.

50 orang finalis ini kemudian akan maju ke babak berikutnya, di keesokan harinya yaitu meet the producers. Disini peserta akan mempresentasikan ide (untuk program film gue cara gue) di depan para produser dan filmmaker profesional dan berusaha meyakinkan mereka agar cerita kalian terpilih, sedangkan untuk program bikin film bareng artis, peserta mempresentasikan diri sendiri agar bisa dipilih menjadi asisten para pekerja film profesional dalam produksinya nanti. Masing-masing peserta hanya bisa mengambil satu program dan akan mengisi formulir yang berbeda yang akan dibagikan di workshop nantinya.

Selain ilmu, kalian juga akan bisa mengembangkan diri dengan menambah kenalan baru yang punya minat sama dalam film, kami akan menghadirkan pasar komunitas, yaitu dimana temen2 komunitas film bisa berbagi informasi dan karyanya. Yang perlu diperhatikan la lights indie movie merupakan festival workshop, dan bukan festival yang mengkompetisikan film pendek dari para peserta, namun mengkompetisikan ide ide fresh dan menarik di saat peserta diharuskan menuliskan spontaneus sinopsis. Jangan khawatir kalian akan di kasitau cara membuat sinopsis atau mengambil ide yang ok untuk film pendek di workshopnya nanti.

Mau bikin film pendek dengan berkolaborasi bersama teman-teman finalis lainnya di program film gue cara gue atau menambah pengalaman dalam produksi dengan teman-teman profesional filmmaker di program bikin film bareng artis, bisa kita eksplorasi bersama dalam workshop la lights indie movie. Jadi, tunggulah wahai para penggemar, pecinta, penikmat, pemerhati film yang telah merindukan cahaya gemerlap gelaran la lights indie movie 2009 pasti akan tertuntaskan kerinduannya, dan luapkan kerinduan itu dalam la lights indie movie 2009 yang akan diadakan mulai bulan juli besok, kami akan mengunjungi 4 kota besar di jawa yaitu jakarta, surabaya, bandung, yogyakarta. Tunggu kedahsyatan konsep gelaran ini.

Short story competition adalah ajang kompetisi sinopsis film pendek berdurasi 10-15 menit.

Persyaratan kompetisi ini adalah:

1. Orisinil - sinopsis / treatment belum pernah dipublikasi dalam bentuk komersil apapun

2. Sinopsis diketik ( font 12, spasi 1,5 halaman, maksimal 2 halaman a4)

3. Batasan usia 18-30 thn

4. Kriteria cerita:

- tema sinopsis: comedy, suspense, thriller dan tentang anak muda

- tidak menampilkan tokoh di bawah umur 18 th dalam cerita

- tidak mengandung sara dan pornografi

5. Menyertakan formulir yang bisa di download di page blog www.enjoyindiemovie.multiply.com , diisi lengkap dan bisa

Diemail ke la.indiemovie@gmail.com atau dikirim langsung ke alamat

Set film

Jl. Sinabung 4b, kebayoran baru, jakarta selatan, 12120 disertai identitas diri, ktp/sim

6. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu sinopsis

7. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

8. Film hasil produksi workshop ini mutlak milik produser ( djarum dan set film )

Penutupan pengiriman formulir dan sinopsis tanggal 1 juni 2009

Dari kompetisi ini akan dipilih 4 sinopsis terbaik yang akan menjadi pemenang

Dan diumumkan saat workshop la lights indie movie 2009 di bulan juli 2009

Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang dan bertemu dengan scriptwriter profesional untuk mengikuti sesi mentoring, mengembangkan sinopsis kalian menjadi skenario film pendek yang baik.

Skenario ini kemudian akan difilmkan dalam program bikin film bareng artis

Notes:

- ketentuan lainnya akan diinformasikan ke masing2 individu setelah keputusan pemenang keluar.

- akan lebih baik jika mengirimkan cerita dalam bentuk treatment film pendek

- formulir short story competition dapat di download di halaman blog site ini

Ditunggu partisipasi dan karyanya

Tq

Set film

Jl. Sinabung no. 4b, kebayoran baru

Jakarta selatan - 12120

Telp. 021 727 99227 / 727 99226

Hp panitia 0815 1059 4899 ( silahkan tlp atau email, jangan sms-tidak akan dibalas)

Contact person: fira / anung

Hal-hal yang perlu diperhatikan

- pengisian formulir boleh ditulis atau diketik yang penting rapih dan jelas terbaca

- sinopsis harus diketik

- formulir boleh di fotokopi

- pengiriman formulir dan sinopsis boleh melalui email ( la.indiemovie@gmail.com ) atau

Dikirim langsung ke alamat set film yang tertera di atas


Post By ; Ags
BACA SELANJUTNYA...

30 Mei, 2009

INFO FILM


FIA DAN SONY ADAKAN FREE WORKSHOP PEMBUATAN FILM

Fakultas Ilmu Administrasi UAJ bekerjasama dengan PT. Sony Indonesia mengadakan seminar mengenai Pengenalan Kamera HDV (High Definition Video) Profesional untuk Pengambilan Film. Acara ini digelar pada tanggal 31 Januari 2007, di Ruang Arinze, Gedung G, UAJ.

Acara berlangsung dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris dengan pembicara Evan Lim (Pakar kamera Sony, dari Singapura) dengan moderator dosen FIA Bpk. DR. Tanete A. Pong Masak. Meski demikian, acara ini dibuka dengan kata sambutan oleh Bpk. DR. rer. Pol. A. Agung Nugroho, yang dibawakan dalam bahasa Indonesia.

Acara ini wajib dihadiri oleh mahasiswa/I kelas Manajemen Bisnis Hiburan, yang diramaikan pula oleh mahasiswa dari kelas lain maupun fakultas lain, juga tampak dihadiri oleh beberapa karyawan UAJ.

HDV, kepanjangan dari High Definition Video, merupakan teknologi baru untuk menampilkan gambar senyata dan sesuai dengan realita aslinya. Bahkan dapat dilakukan enhance warna dan pergerakan dari obyek gambar. Pokok utama pembahasan adalah produk terbaru Sony, kamera untuk kalangan profesional. Kamera model HVR-A1N/A1P, HVR-Z1N/Z1P dan DSR-400/400P dapat menghadirkan kualitas gambar sesuai realita aslinya. Produk kamera ini juga didukung oleh aplikasi penyuntingan, alat infokus berbasis teknologi HDV juga kamera CCTV yang berbasiskan HDV. Sehingga pengadopsi teknologi dapat secara integral memadukan pekerjaannya, dan didapat hasil yang benar-benar bagus.

Peralatan produk mutakhir dari Sony ini didistribusikan oleh PT. Galva Technovision, dimana Galva juga menyediakan pelatihan cara penggunaan alat bagi para pembeli peralatan mereka. Untuk info lebih detil mengenai peralatan tersebut dan penjelasan harga dapat menghubungi PT. Galva di no. 021 3456650. Sedangkan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai teknologi terbaru ini dapat mengakses http://en.wikipedia.org/wiki/HDV

Setelah acara presentasi yang diselingi dengan demo proses pengambilan gambar dan contoh gambar-gambar yang diambil dengan kamera terbaru tersebut, dibuka forum tanya jawab. Kemudian dilanjutkan dengan demo langsung, yang disambut antusias oleh para peserta untuk menjajal teknologi baru dari Sony tersebut. (Adapted from FIA's website, February 07, 2007)

BACA SELANJUTNYA...

RUMAH BAMBOE JADI PEMENANG LOMBA DOKUMENTER


Minggu, 2009 Maret 08

Pemenang LIMAS UI 2009

1. Lomba Nasional

A. Lomba Film Dokumenter
Juara 1 (hadiah Rp. 2.000.000,00 + medali dan sertifikat ) :
Rumah Bamboe Production - Kendari, Sulawesi Tenggara
Judul : “Atapku Langitku”
Juara 2 (hadiah Rp. 1.500.000,00 + medali dan sertifikat) :

Denny Riestanto - Surabaya
Judul : “Pengantin Bunga Pelastik”

Juara 3 (hadiah Rp. 1.000.000,00 + medali dan sertifikat) :
Jatmiko Wicaksono - Yogyakarta
Judul : “Sampah Melulu”